Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa berbagai langkah antisipatif telah dipersiapkan guna mendukung operasional angkutan Lebaran agar berjalan aman dan terkendali. Upaya tersebut meliputi pembukaan Posko Angkutan Lebaran, peningkatan pengamanan di stasiun dan dalam perjalanan kereta api, pemeriksaan sarana dan prasarana secara intensif, peningkatan aksi keselamatan (safety action), serta pemantauan berkala di titik-titik rawan gangguan.
Salah satu fokus utama pada masa mudik tahun ini adalah peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang. Meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri serta bertambahnya frekuensi perjalanan kereta api menuntut kewaspadaan ekstra dari para pengguna jalan, khususnya di perlintasan yang tidak dijaga.
“Kami mengimbau para pemudik, baik pengguna sepeda motor maupun mobil, untuk selalu disiplin dan waspada saat melintasi perlintasan sebidang. Dahulukan perjalanan kereta api dan patuhi seluruh rambu serta isyarat yang ada. Jangan memaksakan diri melintas ketika sinyal berbunyi atau palang pintu mulai tertutup,” ujar Muhib
Ia menegaskan bahwa kelalaian di perlintasan sebidang tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga dapat mengancam keselamatan ratusan hingga ribuan penumpang dalam satu rangkaian kereta api. Oleh karena itu, pengguna jalan wajib berhenti ketika sinyal peringatan berbunyi, palang pintu mulai ditutup, atau terdapat isyarat lain yang menunjukkan kereta akan melintas, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Meskipun terdapat penjaga dan palang pintu, pengguna jalan tetap memiliki tanggung jawab penuh atas keselamatan dirinya dengan memastikan kondisi kanan dan kiri benar-benar aman sebelum melintas. Petugas penjaga perlintasan berfungsi untuk mengamankan perjalanan kereta api agar tidak tertabrak kendaraan, bukan sebaliknya.
Dalam mendukung keselamatan tersebut, KAI Daop 3 Cirebon juga berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan melalui penertiban perlintasan liar, pemasangan rambu tambahan, serta sosialisasi keselamatan kepada masyarakat.
“Kami berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga keselamatan di perlintasan sebidang. Semoga momen Mudik pada Angkutan Lebaran 2026 berlangsung lancar, aman, dan penuh keberkahan,” tutup Muhib
Salam,
Manager Humas Daop 3 Cirebon
Muhibbuddin

Posting Komentar